Thursday, September 28, 2006

manusia dan perasaan

Sejak dulu sering kudengar kata-kata seperti "dalam nya laut bisa diukur, tapi dalamnya hati siapa yang tahu" (direfer sebagai kata-kata A).. atau kata-kata lainnya yang menggambarkan betapa hati dan perasaan manusia itu sesuatu yang U.F.O (Unidentified F Object --karena gak nemu singkatan buat F-nya^_^).

Jadi tidak mengherankan bagiku kalau kita kadang sulit untuk mengerti perasaan orang lain, atau mencoba menerka-nerka isi hatinya.

Yah memang kalau sesuatu sedang dirasakan oleh seseorang, dan dia menyembunyikannya dengan sedemikian rapihnya, terkadang hanya dia dan Allah Yang Maha Mengetahui yang dapat mengerti tetang sesuatu itu. Contoh kasus : Kapan dan dimana Bajaj mau belok, hanya supirnya dan Allah yang tahu ^_^.

Tapi gimana kalau sebaliknya. Sesuatu itu dirasakan oleh seseorang, tetapi dia tidak berusaha menyembunyikannya ... malahan dia berusaha dengan sekuat daya dan upaya untuk menyampaikan rasa cipta dan karsa (huii kangen gw, ama kata-kata ini)nya tersebut kepada orang lain... Pada saat itu, apakah masih berlaku kata-kata A sebagai suatu teori yang valid ????

Yaah.. baru baru ini aku merasa, kalau tidak sepenuhnya perasaanku yang begitu inginnya kusampaikan kepada semesta sampai kepada tujuannya... Padahal berbagai macam gelombang sudah kugunakan untuk menyampaikannya.Gelombang metafisis, Gelombang longitudinal, gelombang transversal, gelombang elektromagnetik, gelombang listrik, gelombang digital (emang listrik dan digital itu gelombang ?? hehehehe..), bahkan "dualisme gelombang partikel" (ini judul pelajaran fisika) juga sudah kukerahkan.

Tapi mengapa aku masih merasa tidak semua selamat sampai tujuan. Kenapa semesta masih belum bisa mengerti ?? kenapa semesta tidak bisa menangkapnya ?? ada apa dengan semesta ?? atau haruskah aku mengejar semesta ?? mencari 9 semesta ?? atau memilih antara semesta, cinta dan rock and roll ?? (hahaha yang terakhir maksa)

Atau mungkin sebenarnya semesta sudah menangkap maksudku, tapi hanya aku yang tak dapat menangkap feedbacknya ?? jadi maksudku, bukannya semesta yang tidak dapat menangkap gelombang rasaku.. tapi aku yang tidak dapat menangkap gelombang rasa balik dari semesta ??

Coba bayangkan begini.. "lo masuk tiap hari kesekolah paling pagi, bahkan ngepel tuh kelas, ngapus papan tulis, dll. PR sudah lo kerjain. Duduk dengan rapih pada saat guru masuk. Dan merhatiin pelajaran dengan seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Terus pada suatu saat lo terlambat masuk sekolah. Dan ibu guru berkata 'Dasar kamu anak pemalas'." nah pada saat itu lo ngerasa gak kalau gelombang2 yang selama ini lo pancarkan tidak sampai pada tujuan ??

huaaaah... ferusterasi (pengIndonesia-an Frustasi). hehehehe...

Yah mungkin pada saat seperti ini dari pada kata-kata A, ada kata-kata B yang lebih cocok dengan keadaanku.

kata-kata B : "Lebih mudah untuk dimengerti dari pada mencoba untuk mengerti"

Huhuhu

Wednesday, September 27, 2006

Bloopers : Sepeda ku Ilang ??


Seperti biasa hari ini oknum B bangun agak kesiangan. Bulan puasa yang harusnya dilalui dengan semangat, malah terpakai waktu paginya untuk tidur >_<. Yaah oknum B ini suka untuk bangun sampai pagi.. sehingga pada saat pagi menjelang.. dia baru mulai menutup mata, dan pada saat matahari sudah meninggi.. baru terpuaskan rasa kantuknya.

Beberapa puluh menit kemudian, datanglah oknum R.. "B ... sholat Zuhur jamaah yuk, ditempat ku aja" .. yah memang sejak Bulan Ramadhan ini Alhamdulillah B jadi lebih sering sholat Zuhur berjaamah dengan tetangga tetangganya R dan Y.

"Okay".. sahut B.. maka setelah B beranjak dari depan komputernya .. dia menuju kamar mandi untuk berwudhu. Usai wudhu.. maka B bersiap untuk menuju rumah R dan Y... tapi apa gerangan ?? pada saat dia membuka pintu rumahnya, dia melihat ada pemandangan ganjil.. sesuatu yang harusnya ada tidak menampakkan diri.. Yaaah.. SEPEDA B tidak ada ditempat si B biasa parkir...

"Heh ??" gumam B.. "padahal jelas-jelas kemaren malam, aku baru memakainya untuk ke asrama temanku K"... " dan pulang dari sana.. tidak salah lagi, aku masih mengendarai sepedaku"... "masak sih, sepedaku dicuri orang??".."yah memang tidak kukunci sih...".."yaaah masak ilang sih".. walaupun sering B berpikir bahwa "setiap benda itu pasti akan hilang, hancur, atau habis".. tapi kadang perasaan penyesalan itu tetap ada. Maka B melangkahkan kakinya dengan berat ke rumah R dan Y... masuk rumah mereka.. B tetap berusaha bertampang jernih, dan tidak mengundang perhatian teman2nya. Dia akhirnya sholat berjamaah bersama dengan R dan Y.. tapi jujur.. sholat itu tidak terlalu khusuk.. karena B masih memikirkan tentang sepedanya yang "rahib.." Setelah Sholat.. B kemudian teringat sebuah peristiwa yang sangat mirip dengan kejadian ini.

Beberapa bulan lalu, pulang dari kampus, B menggunakan sepedanya..dan sama seperti sekarang keesokan harinya B tidak menemukan sepedanya terparkir didepan rumahnya. Dan B yang waktu itu mengira sepedanya telah "senyap" dicuri orang, berusaha jalan keluar "komplek" rumahnya.. dan melihat2.. "jangan2 sang pencuri masih disekitar sini" pikir B.

Tapi apalah cur.. ternyata.. pada saat dia keluar dari komplek rumahnya, dan melihat dengan asri kekanan dan kekiri (walau tidak duduk sendiri dan mengangkat kaki..^_^).. di kejauhan (sekitar 50 meter dari tempatnya berdiri) dia melihat sebuah sepeda teronggok rapih didepan Toko langanannya.. "mengapa sepeda itu tampak tak asing" renung B.. ternyata benar.. itulah sepeda B yang disangka telah "senyap" dicuri orang. Disitulah B terngengat kalau sepulang dari kampus sehari sebelumnya.. dia mampir di toko langganan dekat rumah tersebut, untuk membeli keledai-pan (karena lebih kecil dari kudapan ^_^). Dan karena dekatnya toko tersebut, biasanya B pergi kesana dengan berjalan kaki. Jadi pada waktu kejadian itu terjadi.. B yang datang dengan sepeda... lupa kalau dia membawa sepeda, dan "menjelentrekkan" sepedanya begitu saja didepan toko tersebut...


Hehehe... B kemudian tersadar dan kembali dari lamunannya pada kejadian beberapa bulan yang lalu itu... "wah.. jangan2 aku mengulanginya..." dan B juga tersengat kalau dia semalam sepulang dari asrama K, mampir di toko langganannya untuk membeli minuman teh penyegar suasana, dan pembangkit selera (walaupun bukan tropi cool ^_^). So..ada kemungkina BESAR, kalau B kembali melakukan kecareless-an nya yang mempesona itu .. sekali lagi. Jadi B segera beranjak dari tempat dia selesai sholat.. dan dia menuju toko langanannya.... Dan ternyata benar saudara-saudara.. Si B ini kembali melihat "sejumput" sepeda, berwarna "tim total football", "tersemayamkan" di sana...

Waduuuuh B... B.. belum pikun kok sudah tua... Lah keledai aja.. belajar dari pengalaman.. >_<

Sunday, September 17, 2006

Bloopers dalam kehidupan


Apabila dalam pembuatan sebuah film, kemudian ada kesalahan2 pada saat aktor atau aktrisnya berakting, kadang2 kesalahan yang tertangkap kamera itu akan dimasukkan proses editing, ditambahkan BGM yang menarik, dipotong sesuai keperluan, intinya dikemas sedemikian rapih dan ciamik, kemudian ditayangkan pada ending title (metode jackie chan ^_^) atau dimasukkan dalam DVD sebagai "spescial features". Tentu akan sangat menyenangkan untuk menyaksikan adegan-adegan "Bloopers" atau "Dibuang Sayang" tersebut. Karena kadang derajat kelucuannya lebih tinggi dibandingkan film sebenarnya. (Apalagi kalau film itu film horror..^_^ iya lah..)

Sekarang, gimana kalau pada kehidupan sehari-hari kita melakukan kesalahan2, dan kesalahan itu begitu lucunya, tentu akan sangat menyenangkan bagi kita untuk suatu saat menyaksikannya kembali. Tapi sayangnya kebanyakan dalam waktu kita, kita tidak membawa kamera video dalam keadaan siap rekam. Sehingga episode-episode kesalahan itu tidak sempat terabadikan dalam bentuk gambar gerak dan atau suara.

Namun, bukan berarti kesalahan-kesalahan itu hilang begitu saja... yaaa!!! Episode-episode kesalahan (bloopers) itu terabadikan dalam sel-sel otak kita. Dalam bentuk ingatan, memori, pengalaman. Kemudian pada saat kita menceritakannya kepada orang lain, kita akan mengedit memori tersebut, memberikan imbuhan latar belakang, kata-kata hiperbolis, dipotong sesuai keperluan, sedemikian rupa sehingga kesalahan-kesalah tersebut menarik untuk di dinikmati baik oleh pendengar, maupun bagi kita sendiri sang pencerita.

Dan karena adalah fitrah manusia untuk kecanduan terhadap hal-hal yang dinikmatinya (perawi : Ibnu Bagus ^_^), maka apabila bloopers itu bisa kita nikmati, kita akan semakin candu untuk merasakan kembali kenikmatan tersebut, dengan cara mensimulasikan kejadian tersebut, atau dengan menceritakannya kepada orang lain. Jadi kalau kadang kita dengar nenek, atau Bude kita berulang-ulang kali bercerita tentang kejahilan masa kecil Ibu atau Ayah kita, sebenarnya itu bukan untuk kita, tetapi mereka sedang "menyaksikan" bloopers2 yang mereka nikmati.

BTW, Anyway, Busway

Sebagai salah seorang yang bisa dikatakan memiliki segudang pengalaman melakukan kesalahan-kesalahan lucu, atau kebodohan-kebodohan menarik (hehehe narsis yak) mulai saat ini gw ingin cerita mengenai bloopers yang dilakukan oleh orang-orang sekitar gw yang gw saksikan sendiri, atau kesalahan kesalahan pribadi gw yang gw alami sendiri, yang telah terabadikan dalam sel-sel otak gw. ^_^.

Tentu saja demi menjaga "nama baik" orang-orang tersebut gw akan merahasiakan namanya, dan menggantinya dengan initial sedemikian rupa sehingga tidak diketahui oleh orang lain. (kenapa yah kata-kata "sedemikian rupa sehingga " mengingatkan gw ke pelajaran matematika.. ^_^ mis : ditarik garis dari sudut ABC, ke garis GHE "sedemikian rupa sehingga" tegak lurus terhadap bidang Alpha.. hehehe)

Anyway lagi..Tujuan dari kisah-kisah ini bukan untuk menjelek-jelekan nama orang tersebut, tapi sekedar mengabadikan kisah-kisah ini dalam bentuk lain selain memori, sehingga apabila suatu waktu kisah ini terhapus dari memori pun, masih ada bekasnya di dunia. Karena hal-hal seperti ini lah yang menurut gw memberikan kehidupan cerpikan warna-warna pastel, baby blue, pink muda, sehingga membuatnya lebih bervariasi dan indah.

Peringatan, mungkin beberapa kejadian tidak akan terasa lucu, well tapi itu bukan kesalahan anda, dan juga bukan kesalahan saya. Hehehe cuman emang kurang pas aja barangkali derajat kelucuannya. Saran saya kalau anda punya waktu, cobalah baca ulang cerita tersebut, sedemikian rupa sehingga anda merasakan kelucuan didalamnya ^_^

Tuesday, September 12, 2006

4 months = 121.7474 Days



Dalam 4 bulan apa sih yang bisa terjadi ??

Kalau ibu hamil, dalam 4 bulan : rasa mual mulai berkurang, nafsu makan kembali, perut yang membesar mulai terasa.

Kalau janin, dalam 4 bulan : Organ dalam tubuh mulai sempurna, rambut dibagian wajah mulai keluar, mulai bergerak dengan lebih aktif, bisa dibedakan antara pria dan perempuan.

Kalau Bayi, dalam 4 bulan : Mulai dapat menjelajahi dunia, ke lima indera mulai bekerja, kepala dapat bergerak ke seluruh arah, dapat tertawa, menangis, takut, malu terhadap ransangan luar.

Kalau dua orang yang saling bertemu dan saling sayang ?? dalam 4 bulan, apa yang bisa terjadi ??

Hmm.. gak tahu juga yah, gak ada di Internet. ^_^

Yang jelas semuanya baru dimulai, ujian sebenarnya pun baru akan datang menanti…

Harapan : Semoga akan ada “4 bulan – 4 bulan” selanjutnya.

Sunday, September 10, 2006

Ingat, ingat !!




"Setiap yang bernyawa akan merasakan mati.
Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan.
Dan kamu akan dikembalikannya kepada kami"
(Q.S.Al-Anbiya'(21) :35)

Wednesday, August 09, 2006

George Galloway Interview on Sky News (Aug 6 2006)

Bukan bermaksud membela atau menjudge apapun, hanya ingin menyampaikan realitas, yang selama ini mungkin belum banyak diketahui

Wednesday, June 14, 2006

また あした










by : Every Little Thing


何をするワケじゃなくても

こんなに愛しい時間が ほら
今ココに流れているよ
いたずらに笑う 仕草も、口癖も全部
君らしいと思う程、好きになった

恥ずかしくてまだまだ言えそうにはない けど
君が思うよりもきっと、君を 大事に想うから

また あした 」で終わる今日
ずっと一緒に、いれたらイイネ。
夕暮れが映し出した
2つ並んだ影を見つめながら
そんなコトを、思ったんだ

あんまり得意じゃなくて 」と
俯きながらも
君はくれた 僕にだけ愛の心地

ホントのホントは、きっと
君だけしか知らない
それでも僕は君のすべてを
ずっと信じるから


もうじきね 巡りあえて
2つ目になる 冬がくるから
寒がりな君に僕が
してあげられるコトがあるといいなぁ~

転がってゆく 季節の中に
今 僕らが見つけたものは

平凡な「当たり前」を
ずっと大事に出来たらイイネ
君がいて 僕がいれる
相も変わらず今日も愛してる

また あした 」で終わる今日
ずっと一緒にいれたらイイネ
夕暮れが映し出した
2つ並んだ影を見つめながら
そんなコトを、思ったんだ
----------------------------


君が思うよりもきっと、君を 大事に想うから
「また あした 」で終わる今日、ずっと一緒にいれたらイイネ
>_<.. ねえ

iya..kamu..

Tuesday, June 06, 2006

Lets Count Down...


Sekarang 2006 Bulan 6 Tanggal 6, hari Selasa,

Berarti..
Untuk Sampai ke Zemi berikutnya.. kira2 2 hari lagi
Untuk Sampai ke pertemuan dengan mpok ku.. kira2 3 hari lagi
Untuk Sampai ke Mukernas PMIJ.. kira2 2 Bulan Lagi
Untuk Sampai ke Saat mpok ku 'leavin on a jet plane'.. kira2 3 bulan lagi
Untuk Sampai ke Ramadhan .. kira2 4 Bulan lagi
Untuk Sampai ke Idul Fitri .. kira2 5 bulan lagi
Untuk Sampai ke Umur 22 Tahun.. kira2 6,5 bulan lagi
Untuk Sampai ke Deadline pengumpulan Skripsi.. kira2 7 Bulan lagi
Untuk Sampai ke MARET.. kira2 9 Bulan lagi

Untuk Sampai ke pertemuan dengan Izrail kira2 berapa tahun lagi ? berapa bulan lagi ? berapa detik lagi ?
Dapatkah aku menahan sakitnya..?

Lalu Untuk Sampai ke pertemuan dengan Munkar Nakir..?
Dapatkah aku menjawab pertanyaannya..?

Lalu Untuk sampai aku mendapatkan kitabku..?
Dapatkah aku menerimanya dengan tangan kananku..?

Lalu akankah aku bertemu Idola ku Umar anaknya Khatab..?
Lalu akankah aku bertemu dengan idolanya idolaku... bapaknya Qasim..?
Lalu akankah aku bertemu muka dengan KEKASIH nya Idolanya Idolaku.. Sang Khalik..?

Waktu berdetik... Usia bertambah.. Jatah Umur berkurang...

Masih kah aku mampu bersantai.. >_<

Thursday, June 01, 2006

Nadina Organizer

Huuufffhhh..

Akhirnya guys, setelah bersusah payah memeras mouse, dan membanting keyboard untuk mencoba belajar buat Website.. dan gak selesai selesai pun (gimana bisa selesai, orang mouse ama keyboardnya malah diperes dan dibanting, bukan di pake ^_^).. Alhamdulillah akhirnya websitenya jadi juga.

Masiiiih banyak banget kekurangan, terutama secara teknis (maklum walaupun pake Frontpage, tapi tetep aja.. untuk membuat website yang sesuai harapan, pengetahuan HTML..atau mungkin PHP akan sangat dibutuhkan ternyata), tapi yah.. dari pada gak pernah dibuka ke publik.. akhirnya setelah persetujuan dengan tante gw (yang punya hajat).. hari ini (1 Juni 2006) dengan resmi.. websitenya dibuka !!! jreng.. jreng..jreng...!!!

Silakan diakses di sini N A D I N A Organizer
Lebih bagus kalo pake Browser Internet Exploler (pake Mozilla atau Netscape sih boleh aja.. tapi designya jadi gak sebagus kalo di IE)

Website ini adalah website dari Nadina-Organizer sebuah Wedding dan Event Organizer yang utamanya bergerak dalam pernikahan tradisional. Yang punya Tante Gw.. Masih baru terbentuk sih.. cuman kalau masalah pengalaman mengurusi pernikahan (terutama tradisional), gw bisa yakinin lo lo pada..InsyaAllah tante gw dan konco-konconya gak kurang deh. Dari dulu (kecil) beliau udah bergelut sama yang berbau2 tradisional.. (gak kayak gw yang cuman bergelut ama bau makanan.. hehehehe).. terus sekarang ini Ujian Negara untuk perias.. juga sudah dikantongi.. tidak kurang dari pernikahan saudara2.. dan kenalan... udah banyak yang beliau pegang (jadi koordinatornya).

Plus tante gw ini masih muda.. 30 something.. dan masih berjiwa muda... Mau bukti..? Ok.. gw kasih.. Mana ada tante2 yang chat ama keponakannya terus pake emoticon Loser !! hahaha. Yah selain itu masih banyak deh buktinya... tapi kan gw bukan mau promosiin tante. .. tapi promosiin websitenya.

Soso.. buat lo lo pada yang tertarik untuk menikah tradisional, tapi gak mau ribet, dan gak mau terlalu adat2 banget.. hubungin Nadina Organizer.. OK ??

Monday, May 29, 2006

Tombo Sepi

Hahahaha.. Kore maji omoshiroi (ini bener2 menarik), dapet dari temen ^_^ lucu aja "kaeuta"(parodi)nya.

Saya memasang ini di blog, bukan dengan maksud apa2.. tapi karena lucu aja.. dan sapa tahu ada yang tersindir (seperti saya sendiri ^_^)..
Kalau yang mau mendengarkan, sambil nonton videonya (mungkin butuh quicktime player).
bisa diakses disini


--------------------------------------------------
Tombo Sepi
(Nyanyikan dengan nada Tombo Ati by M Arifin)

Obat sepi, cowok yang masih sendiri
Yang pertama datangi guru mengaji
Yang kedua siapkanlah data diri
jangan lupa disertai foto asli

Yang ketiga minta dicarikan istri
Yang keempat Taarufnya ditemani
Yang kelima maharnya cari sendiri
Yang keenam melamar tambatan hati
Yang ketujuh tentukan tanggal dan hari
Kedelapan KUA nya didatangi
Kesembilan Undangannya disebari
Kesepuluh Handai Taulan dikabari
Kesebelas rapat panitia mulai
Keduabelas anggarannya dihitungi
Ketigabelas seserahan dikemasi
Jangan lupa dengan pesan koordinasi

Tiba dihari yang dinanti nanti
Terima amanah menggetarkan hati
Teman-teman tidak lelah menggodai
Walau diantara ada yang ngiri
Hanya karena nikahnya didahului
Salah siapa nunda-nunda jadi hobby

Jangan lupa cari kontrakan sendiri
Agar ibadahnya lebih konsentrasi 2x

Sedikit, dan berarti

"jangan .. itu bukan pemecahan masalah.. untuk menjadi orang besar, hadapi masalah, klo kmu malah mengecil dan menghilang, ngga baik untuk pembentukan karakter..^_^.."

by mpok

Sunday, May 21, 2006

Mencintai Pencipta Cinta

Tidak semua yang baik itu mudah
Dan tidak semua yang mudah itu baik

Kalau bukan karena Janji-Nya
"tidak ada ujian yang melebihi kemampuan"
Mungkin saat ini aku sudah berlari menuju dia yang ada dalam hatiku

Aku sedang belajar mencinta
Mencinta Dia Yang Menciptakan Cinta
Pencipta rasa cinta
Dan Pencipta yang kucinta

--iyaa hanya untuk kamu
Chofu - 21th May 2006

Cikula

Hi guys.. Pernah gak sih be-te kalo disuruh belajar, atau gak tiba2 ngantuk baru denger kata2 belajar.. atau merasa pusing, mual2, badan panas dingin, diare,tangan gemetar,keluar keringat dingin dan tanda-tanda lainnya hanya karena memikirkan "BELAJAR".

Sapa tahu penyebab masalah lo semua itu, terletak pada kata "belajar" itu sendiri.. nah.. untuk itu beberapa teman gw (--ada juga sih yang statusnya bukan hanya sekedar teman hehehe) memikirkan untuk menciptakan kata2 baru yang bisa menggantikan pemakaian kata belajar.

itu lah "Cikula"..
untuk lebih jelasnya silakan baca posting dalam rangka memperingati grand launching "Cikula" berikut di Blog pangeran kegelapan

Cikula @ shadowbloodandbone



-- I was blind but now i see (iyaa kamu..^_~)

Tuesday, May 09, 2006

Menanti Sebuah Jawaban




by : Padi (OST of Ungu-Violet)

aku tak bisa luluhkan hatimu
dan aku tak bisa menyentuh cintamu
Seiring jejak kakiku bergetar
Aku t'lah terpagut oleh cintamu
Menelusup hariku dengan harapan
Namun kau masih terdiam membisu

Sepenuhnya aku ingin memelukmu
mendekap penuh harapan
'tuk mencintaimu
Setulusnya aku akan terus menunggu
menanti sebuah jawaban
'tuk memilikimu

Betapa pilunya rindu menusuk jiwaku
Semoga kau tahu isi hatiku
Dan seiring waktu yang terus berputar
Aku masih terhanyut dalam mimpiku

Wednesday, May 03, 2006

How to be an adult (kedua)

Loha ... !!

Setelah lama tak bersua.. kali ini gw mau nulis lagi apa yang gw pelajari akhir2 ini.. salah satu cara untuk menjadi lebih dewasa... (agar lebih jelas lihat HTBAA (perdana))

3. Dewasa berarti meniatkan semua tindakan karena Allah..
Hehehe... kesannya klise kan yah..? padahal gak semudah itu loh untuk mengerti hal ini. Ini terbukti pada Sukma, diri saya (gaya iklan epilepsi jaman dulu). Pokoknya intinya gw butuh serangkaian aksi dan reaski (apa coba ^_^) untuk mengerti bahwa "apapun yang tidak diniatkan karena Allah, dengan kata lain apapun yang diniatkan karena selain Allah, Niscaya.. InsyaAllah hanya akan membawa kekecewaan dan penyesalan."

Kenapa ? susah jelasinnya.. yang jelas, apakah itu namanya Riya, atau itu namanya Syirik kecil, atau itu namanya pamrih.. gak akan membawa kebaikan.. (Hehehe.. kenapa yang keluar kata2 klise gini yah).. Ini gak cuman dalam ibadah, dalam hal2 se-hari2, makan, tidur, main, belajar (?), ngobrol

Pokoknya begitu lah.. dan menurut gw mau ada ustadz yang ngomongin kayak apa juga, mau udah berkali2 denger kata2 tersebut dari guru, dari ortu, dari sahabat.. kalo gak pernah ngalamin sendiri.. Kayaknya susah deh untuk mengerti.

Dan Alhamdulillah, walaupun kayaknya gw masih belum bisa menghilangkan sepenuhnya, setidaknya gw sudah pernah sadar lah.. kalau "gak Ikhlas itu gak membawa kebaikan".

Misal kita membantu orang tua kita, bersopan santun kepada mereka, sebenernya dibelakang situ kan ada niat pada Allah.. Allah menyuruh kita untuk berbuat baik pada orang tua kita maka kita berbuat baik pada mereka. Mungkin dibelakang itu ada juga niat kita karena kita sayang pada mereka.. tapi gw rasa itu aja tidak cukup kalau tidak dibarengi dengan niat pada Allah tadi. (Hwaaah serasa ustadz gw >_<)

Kalau kita hanya membantu orang tua, bersopan santun pada mereka karena mengharapkan pujian.. Niscaya suatu saat kita akan menyesal. (Kayaknya sih.. sok teu banget yah gw)

Sekali lagi, yang gw tulis disini adalah yang gw rasakan, dan "menurut gw" jadi ada banget kemungkinan untuk salah. ^_^

Yosh.. mata ichidan to otona ni narou
(Terjemahan bebas : Yosh, ayo jadi tambah dewasa sedikit lagi)

Monday, May 01, 2006

Hadith, tentang Wahyu pertama

Hi, guys.. baru2 ini gw baca BLOG temen gw.. dan dia nulis tentang perubahan, and pengen nulis sesuatu yang berguna. Selain itu, gw juga lagi baca buku [ウェブの進化論] (web no shinka ron - Web Evolution) tulisan 梅田望夫 (Umeda Mochio -- salah seorang elit IT di Jepang). Nah disana ditulis tentang BLOG sebagai 「知的生産の道具」(Chiteki Seisan no Dougu--alat untuk Produksi Intelektual).

Walaupun gw pikir, BLOG gw ini juga cukup berguna (setidaknya untuk menumpahkan perasaan gw), tapi sekali2 pengen lah posting sesuatu yang mungkin juga bisa berguna untuk orang lain. ^_^. Yah.. bahasa kerennya supaya bisa jadi
「知的生産の道具」(Chiteki Seisan no Dougu--alat untuk Manufaktur Intelektual) tadi.

So.. gw posting artikel(?) berikut ini, yang gw copy paste dari Milist Persaudaraan Muslim Indonesia-Jepang (PMIJ). Temen2 dari Bidang Pustaka PMIJ, nampaknya juga mengutip artikel berikut ini dari [Terjemah Hadits SHAHIH BUKHARI Jilid I, II, III & IV oleh Al Imam Al-Bukhary].

------Kutipan------

Dari 'Aisyah, Ummul Mu'minin r.a., katanya: "Wahyu yang mula-mula turun kepada Rasulullah saw., ialah berupa mimpi-baik waktu beliau tidur. Biasanya mimpi itu terlihat jelas oleh beliau, seperti jelasnya cuaca pagi. Semenjak itu hati beliau tertarik hendak mengasingkan diri ke Gua Hira. Di situ beliau beribadat beberapa malam, tidak pulang ke rumah isterinya. Untuk itu beliau membawa perbekalan secukupnya. Setelah perbekalan habis, beliau kembali kepada Khadijah, untuk mengambil lagi perbekalan secukupnya. Kemudian beliau kembali pula ke Gua Hira, hingga suatu ketika datang kepadanya Al Haq (kebenaran atau wahyu), yaitu sewaktu beliau masih berada di Gua Hira itu".
Malaikat datang kepadanya, lalu katanya, "Bacalah!"
Jawab Nabi, "Aku tidak pandai membaca."
Kata Nabi selanjutnya menceritakan, "Aku ditarik dan dipeluknya sehingga aku kepayahan. Kemudian aku dilepaskannya dan disuruhnya pula membaca. "Bacalah!" katanya.
Jawabku, "Aku tidak pandai membaca."
Aku ditarik dan dipeluknya pula sampai aku kepayahan. Kemudian aku dilepaskannya dan disuruhnya pula membaca. "Bacalah!" katanya.
Kujawab, "Aku tidak pandai membaca."
Aku ditarik dan dipeluknya untuk ketiga kalinya, kemudian dilepaskannya seraya berkata:
"Iqra' bismi rabbikalladzi khalaq. Khalaqal insaana min 'alaq. Iqra'! Wa rabbukal akram. (Bacalah dengan nama Tuhanmu yang menjadikan. Yang menjadikan manusia dari segumpal darah.
Bacalah! Demi Tuhanmu Yang Maha Mulia.)

Setelah itu Nabi pulang ke rumah Khadijah binti Khuwailid, lalu berkata, "Selimuti aku! Selimuti aku!"
Lantas diselimuti oleh Khadijah, hingga hilang rasa takutnya.
Kata Nabi saw. kepada Khadijah (setelah dikabarkannya semua kejadian yang baru dialaminya itu), "Sesungguhnya aku cemas atas diriku (akan binasa)."
Kata Khadijah, "Jangan takut! Demi Allah! Tuhan sekali-kali tidak akan membinasakan Anda. Anda selalu menghubungkan tali persaudaraan, membantu orang yang sengsara, mengusahakan (mengadakan) barang keperluan yang belum ada, memuliakan tamu, menolong orang yang kesusahan karena menegakkan kebenaran."

Setelah itu Khadijah pergi bersama Nabi menemui Waraqah bin Naufal bin Asad bin Abdul Uzza, yaitu anak paman Khadijah, yang telah memeluk agama Nasrani (Kristen) pada masa jahiliyah itu. Ia pandai menulis buku dalam bahasa Ibrani (bahasa orang Yahudi-red). Maka disalinnya Kitab Injil dari bahasa Ibrani seberapa dikehendaki Allah dapat disalinnya. (Maksudnya, tidak diketahui dengan pasti berapa banyak yang telah disalinnya-red). Usianya telah lanjut, dan matanya telah buta.

Kata Khadijah kepada Waraqah, "Hai, anak pamanku! Dengarkanlah kabar dari Anak Saudara Anda (Muhammad) ini".
Kata Waraqah kepada Nabi, "Wahai Anak Saudaraku! Apakah yang telah terjadi atas diri Anda?"
Lalu Rasulullah saw. menceritakan kepadanya semua peristiwa yang telah dialaminya.
Berkata Waraqah, "Inilah Namus (Malaikat) yang pernah diutus Allah kepada Nabi Musa. Wahai, semoga saya masih hidup ketika itu, yaitu ketika Anda diusir oleh kaum Anda."
Maka bertanya Rasulullah saw. "Apakah mereka akan mengusirku?"
Jawab Waraqah, "Ya, betul! Belum pernah seorang jua pun yang diberi wahyu seperti Anda, yang tidak dimusuhi orang. Apabila saya masih mendapati hari itu, niscaya saya akan menolong Anda sekuat-kuatnya."
Tidak berapa lama kemudian, Waraqah meninggal dunia dan wahyu pun terputus untuk sementara waktu.

Kata Ibnu Syihab, Abu Salamah bin Abdurrahman mengabarkan kepadanya, bahwa Jabir bin Abdullah Al Anshari menceritakan tentang terputusnya wahyu, katanya Nabi saw. berkata dalam hadisnya: "Pada suatu waktu, ketika aku sedang berjalan-jalan, tiba-tiba kedengaran olehku suatu suara dari langit. Maka kuangkat pandanganku ke arah datangnya suara itu. Kelihatan olehku malaikat yang pernah datang kepadaku di Gua Hira dahulu. Dia duduk di kursi antara langit dan bumi. Aku terperanjat karenanya dan terus pulang. Aku berkata kepada Khadijah, "Selimuti aku!" Lalu Allah swt. menurunkan ayat:
"Ya, ayyuhal muddatstsir! Qum, fa andzir! Wa rabbaka fa kabbir! War rujza fahjur!"
(Hai, orang yang berselimut! Bangunlah! Maka berilah peringatan! Dan besarkanlah Tuhanmu! Dan bersihkanlah pakaianmu! Dan jauhilah berhala! )

Maka semenjak itu wahyu selalu turun berturut-turut.
Sumber : Terjemah Hadits SHAHIH BUKHARI Jilid I, II, III & IV oleh Al Imam Al-Bukhary

Wednesday, April 26, 2006

Great People

Do you know what is the difference between great people and ordinary people ?

In case of emergency
Great people talk nothing and start doing something..
Ordinary people start talking something and do nothing..

Which one are you..?

I am definetly not the first one....

Monday, April 24, 2006

Karakter Jepang (?)

Hmm... berada 4 tahun di Jepang.. ternyata masih belum cukup bagi gw untuk bisa mengenal karakter orang Jepang. Mungkin karena gw terlalu banyak gaul sama orang Indonesia disini.. atau mungkin emang gw belum banyak bergaul erat dengan orang Jepang ? atau karena memang gw kurang memperhatikan..? Yah kehidupan belajar mengajar di kelas Universitas saja nampaknya memang tidak cukup untuk membuat gw mengenal Jepang.

Gw tersadar kalau gw belum terlalu mengenal kepribadian Jepang itu.. gara-gara hari ini gw hadir di acara diskusi panel yang diadakan oleh Persatuan Pelajar Indonesia Koordinator Daerah Kanto (Tokyo dan Sekitarnya) untuk menyambut mahasiswa-mahasiswa yang baru datang ke Jepang. Yang menjadi pembicara pada diskusi panel tersebut adalah 2 Senpai (kakak kelas) yang sudah berada (belajar di Jepang) lebih dari 10 tahun. Dari diskusi ini .. ada beberapa hal yang membuat gw tersadar, dan sedikit bisa mengerti jalan pikiran orang Jepang yang selama ini membuat gw bingung.. bahkan mungkin berprasangka buruk terhadap mereka.

Terutama materi pendahuluan yang diberikan oleh Ketua Persatuan Pelajar Indonesia Jepang (Jepang 1 ^_^) Edy Marwanta (yang sedang menyelesaikan program Doktoralnya) membuat gw berpikir lagi tentang kepribadian orang Jepang.

Dalam materi pendahuluannya beliau menyebutkan hal-hal sebagai berikut yang merupakan ciri-ciri kepribadian orang Jepang, yang perlu kita sebagai orang Indonesia perhatikan.

1. Ketepatan Waktu
Kalau ini sih.. mungkin semua orang Indonesia juga tahu. Karena memang Jepang terkenal dengan ketepatan waktunya.. sedangkan orang Indonesia mempunyai pandangan terhadap waktu yang agak bebas (kalau tidak bisa dibilang "ngaret"). Yah.. dan memang benar mungkin "in general" dari yang gw amati, masyarakat Jepang lebih tepat waktu dan menjaga waktu. Walaupun memang seperti teori apapun didunia ini.. pasti ada pengecualian.

2. Jujur
Orang Jepang suka kejujuran ! mungkin kita pertama kali mikir.. "yah.. siapa sih yang gak suka kejujuran ? orang Indonesia juga suka... terus apa bedanya..?" bedanya mungkin, adalah di Jepang mereka menghargai kejujuran walaupun itu berlawanan dengan yang mereka inginkan, dan mereka berusaha untuk fair terhadap hal tersebut.

Contoh nyata mungkin bisa diambil dari kasus berikut. Bagi kita yang Muslim.. sudah jelas haram bagi kita untuk memakan daging babi serta derivatnya, makan daging yang tidak disembelih dengan cara yang halal, dan tidak minum minuma ber-alkohol. Sedangkan adalah kebudayaan Jepang untuk minum sampai mabuk, makan babi.. serta daging sembelihan mereka pun tidak disembelih dengan cara yang halal.

Pada saat kita berinteraksi dengan orang Jepang, hal2 tersebut dihatas akan lebih baik jika kita katakan di depan dengan jelas. Kita terangkan atas masalah agama.. kita tidak bisa melakukan hal tersebut diatas. InsyaAllah dengan demikian orang Jepang akan menghargai kita dan berusaha fair untuk menjaga keyakinan kita. Tentunya dengan konsekuensi.. kita harus konsisten dengan yang kita omongkan.

Ini akan jauh lebih baik, dari pada kita berusaha menghindar dengan alasan-alasan yang tidak jelas yang akhirnya malah menyulitkan diri kita sendiri. Kita beralasan pada diri sendiri "gak enak ngomongnya", "sungkan" dsb. Padahal orang Jepang terutama yang berpendidikan tentu mengerti bahwa di dunia ini begitu banyak perbedaan.. dan mereka InsyaAllah lebih fair.

Dalam masalah menjelaskan kenapa kita harus sholat, dan sebagainya pun sama halnya.

3. Takut mengganggu
(ini mungkin lebih merupakan fenomena di Kota besar saja..)

Kalau di Indonesia, kita bertemu dengan orang di jalan.. adalah hal yang common sense kita berusaha menyapa untuk sekedar basa basi, dengan maksud mempererat hubungan. Kalau kita tidak menyapa, atau orang tersebut disapa tapi tidak membalas.. tentu akan menjadikan hubungan kita "tidak enak" dan merenggang. Dan kita bisa mencap atau dicap sebagai "orang sombong"

Tapi tidak demikian dengan di Jepang. Walaupun bertemu dengan orang yang dikenal.. ada kalanya mereka tidak menyapa, atau diam saja apabila disapa. (Memang tentu saja kasus yang menyapa juga ada). Ini bukan berarti mereka otomatis dapat dicap "sombong", tidak !!

Orang Jepang sangat menjunjung Privasi (walau kadang suka kelewat batas--ini beda lagi), sehingga walaupun mereka kenal.. mereka berusaha untuk tidak menggangu orang tersebut (dengan menyapanya) karena takut orang tersebut sedang sibuk, atau tidak ingin diganggu. (Gw pernah nyapa Sensei (Dosen) dan dicuekin.. hehe.. berarti ada kemungkinan Dosennya bukan marah ke gw.. tapi cuman karena hal ini.. ^_^)

Ini juga hal yang sama kenapa kereta, atau bus di Jepang begitu sunyi.. dan mengapa para penumpang tidak berbincang dengan sesama penumpang.

Tapi hal yang berbeda, kalau dalam lingkungan kerja, atau didalam lab di Universitas, dimana saling menyapa {"Tadaima !! (saya datang kembali)" atau "Sakini Shitsureishimasu (saya pulang duluan)" } adalah hal yang penting agar setiap orang saling mengetahui keberadaan yang lain.

4. Tidak bicara mengenai privasi
Masih berhubungan erat dengan nomor 3.. teman-teman satu lab, atau satu kantor.. tidak saling berbicara tentang keadaan keluarga, istri atau anak. Tidak ada pemasangan foto keluarga di meja kantor.. atau sebagai screen safer di Laptop di Lab.. atau pembicaraan pada saat senggang sesama teman di kantor.. Ini bukan kebiasaan mereka...!! (begitu kata pak Edy Marwanta yang disetujui sama beberapa senpai yang lain)

5. Hubungan 先輩(senpai) 後輩(kohai)
Di jepang itu.. pemanggilan kakak kelas dengan kata Senpai, dan adik kelas dengan kata Kohai adalah hal yang biasa. Bagaimana sistem hierakrinya begitu jelas.. dimana Senpai itu harus dihormati, terkadang lebih berkuasa. Dan Kohai itu harus menghormati, dan terkadang bisa dikuasai oleh Senpai. Ini mungkin terjadi di Indonesia juga, dalam beberapa keadaan tertentu. Tapi di Jepang hal ini merupakan commonsense, dan terjadi dimana-mana. Walaupun sekali lagi tentu saja ada pengecualian pengecualian.
Hal ini mempunyai sisi baik, dimana "orang yang lebih tau", "orang yang lebih tua", "orang yang lebih pengalaman" itu dihormati. Tapi pada saat yang sama mungkin saja tumbuh perasaan "terpaksa menghormati". Atau mungkin juga jadi terlalu berkesan feodal.

6. Tidak memiliki agama
Orang Jepang tidak memiliki agama. Mungkin kalau mereka ditanya mereka akan jawab bahwa mereka itu beragama Shinto..atau Budha.. tapi itu hanya formalitas. Pada kenyataannya mereka itu tidak menganggap penting arti agama. Pada saat mau ujian masuk universitas, mereka beli jimat di Kuil. Pada saat mereka menikah, mereka melakukannya ala barat di Gereja. Pada saat tahun baru, mereka berdoa ke kuil. Mereka merayakan Natal. Pada saat meninggal mereka dikremasi.
Ada pandangan pada mereka.. bahwa agama itu terkadang hanya membuat kekacauan. Mereka melihat banyaknya pertikaian karena perbedaan agama.. dsb.
Orang Jepang memiliki pengertian yang berbeda mengenai konsep Tuhan. Kalau bagi saya yang Muslim.. Tuhan (Allah SWT) adalah Yang Menciptakan segala sesuatu. Tapi tidak demikian bagi orang jepang. Bagi mereka di dunia ini ada alam.. dan di alam tersebut, hidup lah manusia, dan tuhan-tuhan.. secara berdampingan.

Yah itu tadi kira-kira apa yang dibicarakan pada diskusi panel tadi. Walaupun tulisan diatas sebagian isinya merupakan pemahaman gw sendiri terhadap apa yang dibicarakan di diskusi tersebut..

Gw jadi merenung.. perlu berapa tahun lagi sampai gw benar2 mengenal Jepang..? atau apakah gw gak akan pernah bisa mengenal Jepang yang sebenarnya..? atau memang gw gak perlu mengenal Jepang..?

Tapi setidaknya ini mengingatkan kepada diri gw.. bahwa gw mungkin bisa memberikan penilaian "apa perbuatan yang baik", "apa perbuatan yang buruk" bagi gw.. tapi sama sekali tidak berhak men"judge" "siapa yang baik", "siapa yang buruk..."

Saturday, April 22, 2006

Pemakaian Counterpain (hati-hati)



Kayaknya Counterpain harus mencantumkan sebuah peringatan pada produknya..

Karena menurut pengalaman pribadi terbaru, pemakaian counterpain bisa berbahaya buat kesehatan.. terutama cowok.

Peringatannya yang menurutku harus dicantumkan adalah :

"Untuk pria pengguna Counterpain, dilarang langsung pipis setelah pemakaian produk ini !!" >_<

Beneran deh.. panas!! jangan coba2 !!