Wednesday, June 20, 2007

.......

.............
..............
............
................

....................
.....
.
..........
...................
.........
.........................
.........................

........................
.....................................
.....
..........
.........
......................
..........

Friday, June 15, 2007

Thanks



Hehehe.. gw hazukashii kalo ngomong langsung ke elo. Cuman gw pengen ngungkapin ini.. soalnya biar suatu saat nanti pas kita udah sama2 gede.. gw masih bisa tetep inget ^_^

Terima kasih udah nelepon yah...
terima kasih udah ngabarin...
terima kasih udah percaya dan cerita ke gw...
terima kasih udah jadi temen gw...

^_^

Tuesday, June 05, 2007

Alat Komunikasi


Menurut lo apa sih yang bisa disebut alat komunikasi itu ?

Paling, yang pertama kali muncul adalah Bahasa... ya.. benar... bahasa itu penting buat komunikasi. Dengan bahasa kita bisa menyampaikan apa yang kita mau lewat verbal maupun tulisan.

Lalu bagaimana dengan "gesture" atau gerakan tubuh ? Bagi orang yang tidak dapat mendengar, ini biasa digunakan sebagai pengganti bahasa. Namun bagi yang dapat mendengar pun.. gerakan tubuh kadang menjadi penting.

Tapi diluar semua itu.. menurut gw alat komunikasi paling penting yang dimiliki oleh manusia adalah Hati, perasaan.. taaelaaah..

Beberapa kejadian yang terjadi (gak hemat kata2 nih) di sekitar gw, akhir2 ini membuat gw memikirkan hal itu.

Contoh gampangnya deh.. coba bayangin situasi2 berikut (bentar2.. gw juga ikut membayangkan dulu yah.. hehehehe)

1. Bayi yang baru lahir sampai beberapa bulan awal kelahirannya, apakah sudah mengerti Bahasa ? Apakah mereka sudah dapat menginterpretasikan bahasa tubuh ? Lalu bagaimana seorang bayi dan ibunya bisa berkomunikasi begitu dalam ? Mengapa seorang bayi bisa merasa tenang pada saat digendong ibunya, dan mau meminum ASI nya...

2. Pernah gak lo berdebat tentang sese0rang tentang sesuatu. Dengan bahasa yang sama, dengan kebiasaan yang sama. Tapi kemudian lo berfikir.. "idiiiiih nih orang ngejengkelin banget sih.. gak mau ngerti ngerti... gw gak ngerti deh apa yang dia omongin"... Loh .. padahal kan berbicara dengan bahasa yang sama, dengan bahasa tubuh yang sama... kok bisa gak saling ngerti.

3. Pernah gak lo liat anak kecil seumuran TK atau SD yang berbeda kewarganegaraan, berbeda bahasa, berbeda kebiasaan.. kalau lagi berkumpul (bisa di masjid, atau di sekolah).. mereka bisa bermain, berlari, tertawa, menangis bersama.

4. Pernah gak lo liat Anjing, kucing, atau hewan peliharaan lain yang sedang bercengkrama dengan majikannya. Gimana si majikan bisa tahu kalau hewan peliharaannya itu lapar,haus, ketakutan, atau kaget... kalau ada sesuatu yang aneh

Kalau gw yah, setelah membayangkan hal-hal diatas.. menjadi semakin yakin.. kalau perasaan, hati .. keinginan untuk mengerti lawan bicara.. jauuuuh lebih penting dibanding bahasa atau gerakan tubuh.

Gw bukannya bilang bahasa itu gak penting yah.. Penting banget.. cuman kalau tanpa hati.. gw gak yakin komunikasi bisa terjalin.

Dengan keinginan, hati, dan perasaan kita untuk berkomunikasi, untuk mengerti lawan bicara kita, secara otomatis, bahasa kita, gerakan tubuh kita, raut muka kita, senyum kita, bahkan mungkin aura kita (ini bukan aura kakak kelas gw di SMA yah) akan berubah sedemikian rupa, sehingga dapat membuat lawan bicara kita mengerti.

Sentuhan lembut ibu pada anaknya..tatapan mata dan senyum anak-anak kecil...sentuhan hewan peliharaan dengan majikannya... semua itu.. merupakan perwujudan dari perasaan, dan hati yang ingin berkomunikasi.

Even.. pada saat kita mencoba untuk berkomunikasi dengan Yang Maha Agung, Maha Suci, Maha Pengasih, dan Maha Penyayang.. hati merupakan alat yang paling tepat. Saat hati kita bersih, doa kita InsyaAllah akan terkabul. Saat hati kita mendekat dengan-Nya ..InsyaAllah Dia akan Mendekati kita...


Hehehehe.. gw bukan ahli komunikasi, dan gw juga sering gagal dalam berkomunikasi. Tapi gw percaya, komunikasi dengan hati yang tulus, dengan keinginan untuk berkomunikasi, akan membuat pesan yang ingin disampaikan akan dengan mudah tersampaikan. Sebaliknya.. komunikasi tidak dengan hati... dengan perasaan yang disembunyikan.. dengan ada udang di balik bakwan... tidak akan tersampaikan dengan baik...

Huhuhu.. haduh, haduh.. gw ngomong apaan sih...

Mudah-mudahan gw bisa berkomunikasi dengan hati..

Thursday, May 31, 2007

悔しかった


悔しかった

6時間過ぎた今でも、涙が出るぐらい悔しい。
超悔しい
マジ悔しい
この悔しさをどうすればいいの

今まで、災いが来ると、positive thinkingでなんとか乗り越えられてきたけど。
これは結構重いなー

Wednesday, May 30, 2007

Islam di Jepang

Hmmm sudah tahun ke 6 gw tinggal di Jepang. Dan entah udah berapa kali gw ditanyain orang2, "gimana sih Islam di Jepang".

Berikut ini ada artikel mengenai Islam di Jepang yang ditulis oleh Koran Jepang (Kayaknya sih Herald-Asahi deh) berbahasa Inggris. Dan InsyaAllah sejauh pandangan gw cukup menggambarkan kehidupan Islam di Jepang secara objektif. Setidaknya emang begini deh kira2 islam di Jepang.

Lengkap dengan cerita Pembangunan Mesjid, Kesulitan mas-mas Trainee untuk sholat, Kesulitan mengajarkan anak2 muslim yang lahir dan besar di Jepang mengenai Islam, Protes dari penghuni di sekitar masjid karena banyak muslim yang ngumpul disana, Naik haji, dll

So buat yang masih penasaran, mengenai Islam di Jepang. Mungkin bisa dibaca disini
http://www.asahi.com/english/Herald-asahi/TKY200705040051.html

Saturday, May 26, 2007

Rumah model


Lagi Iseng2 beres kertas2 lama hari ini, eh ketemu puramodel (plastic model) rumah2an yang kalau gak salah gw beli 4 tahun yang lalu.

Inget sih waktu beli kepikiran [aaah pengen buat aaah]. Tapi dengan berbagai alasan "gak ada waktu", "belum beli cat buat ngewarnain" dsb. Sampai sekarang masih tersimpan dalam kotaknya dengan rapih.

Akhirnya tadi gw coba buat, hehehehe agak2 ngasal juga sih buatnya. Abis gw kerjaan yang butuh kerapihan dan ketelitian kayak gini gak terlalu bisa. Udah gitu, lem yang gw beli 4 tahun yang lalu untuk ngerjain ini ternyata lebih baik digunakan untuk kayu, dan kertas... sedangkan yang mau gw buat kan Plastik ?????!!! dasar Wantoooo wantoooo !!!!

Akhirnya dengan ngawur2 berhasil deh gw buat. Tuh hasilnya di foto.. Yang keliatan putih2 itu lem yang kebanyakan gw pake.. akhirnya luber ke kiri dan kekanan.

Seharusnya sih rumah ini membentuk sebuah warteg tradisional jepang. Tapi entah kenapa yang gw buat lebih cocok disebut rumah hantu.. hehehehe.. bobrok eeeuy.. gak ada warnanya pun.

Wednesday, May 09, 2007

Terbelalak

"Terbelalak".. kata kata yang aneh... yang dalam bahasa Indonesia dapat diartikan "Keadaan mata yang terbuka lebar apabilang sedang terkejut" : Terjemahan bebas (ngawur).

Waktu pertama kali datang ke Negeri penjajah ini (upps mantan penjajah ^_^). Aku adalah belia berumur 17 tahun, yang belum mengerti apa-apa. Hanya modal nekat, dan rasa ingin tahu, serta keinginan menjadi jauuuuh lebih baik yang menhantarkan perjalanan awal-awal hidup ku disini begitu "aktif".

Aku ingat, setiap akhir minggu aku hampir tidak pernah ada dirumah, Pengajian, Jalan-jalan, Latihan Bela Diri, Menginap di rumah teman. Apa saja kujalani untuk mengisi hari-hariku. Menambah Pengalamanku.

Sekarang.. sudah lebih 5 tahun aku bermukim di negeri ini. Umurku pun sudah menginjak Kepala 2 dan buntut 2 (22 tepatnya ^_^).

Aku menjalani hari-hariku seperti biasa... biasa seperti apa ? yaaaah sebiasa-biasanya. Kampus-rumah-rumah-rumah-rumah-kampus... hehehe (soalnya banyakan dirumahnya) ^_^.

Aku pikir ini adalah hal yang wajar, sampai beberapa menit yang lalu, aku tidak sengaja membuka Account Friendster seorang teman.

Dia dan beberapa temannya datang ke negeri ini dari daerah yang hanya pernah aku kenal di pelajaran Geografi, 1,5 tahun setelah aku datang. Walau kebanyakan umur mereka tidak berbeda dariku, Bahkan banyak yang lebih dewasa, tapi secara pengalaman hidup di negeri ini, setidaknya waktu itu, aku mungkin lebih banyak.

Tapi pada saat aku membuka friendsternya (kembali ke pokok bahasan). Dia sudah menyempurnakan separuh agamanya dengan seorang akhwat yang....seorang akhwat (aku tidak tahu siapa akhwatnnya, karena tidak ada penjelasan disana). Saat itu lah aku TERBELALAK, TERSENTAK, TERJEREMBAB, TERPETEKUR (kuurrr..kurrr..).

Tentu aku turut bergembira untuknya. Separuh agamnya udah sempurna coooyy... Ibadahnya bisa jauh lebih khusyuk jack.. Tapi dibalik rasa gembira ku itu ada rasa cemburu padanya.

Bukan !!! bukan karena aku kebelet pengen nikah !! Bukan !! (yah pengen sih pengen.. tapi bukan itu yang melintas di pikiranku).

Tapi aku masih sangat ingat 4 tahun yang lalu, ketika mereka baru datang, aku ingat tatapan mata mereka pada saat berkenalan, kata-kata yang keluar dari mulut mereka pada saat ngobrol, Semangat, dan cita-cita yang tehembus dari desahan napas mereka. Semua mengingatkan ku pada aku yang baru datang ke Jepang. Semua membuat jiwaku bergejolak, membangkitkan semangat juang yang telah menipis. Pada semua cita-cita, pada semua tujuan, pada semua kenaifan yang murni.

Dan sekarang pada saat aku membaca friendster dan blognya, entah kenapa semua bayangan itu kembali muncul. Berkelebat datang, menabrak ku, mengangkat ku untuk kembali menghempaskan ku ke bumi.

Aku bisa melihat diriku yang 5 tahun lalu di friendsternya. Aku bisa melihat ketikan (bukan goresan) kata-kata ku di BLOGnya. 5 Tahun yang lalu aku membayangkan kata-kata di blognya saat ini, adalah jenis kata-kata ku 5 tahun yang akan datang. 5 Tahun yang lalu aku membayangkan cita-cita dan hembusan semangatnya adalah cita-cita dan hembusan semangatku 5 tahun yang akan datang.

Tapi setelah 5 tahun berdiri disini, nampaknya aku sudah berdamai dengan masalah, bersetuju dengan ketidak mampuan. Menepak kenaifan dengan sesuatu yang nyata. Mengganti semangat dengan keinginan. Menempatkan akhir perjalanan sebagai cita-citaku.

Yah, cukup menyesali diri, tidak akan ada yang berubah. Kembali bangkit setelah jatuh, jauh lebih sulit dari memulai sesuatu.

Yah mungkin aku tidak akan bisa kembali ke aku yang 5 tahun yang lalu. Dan
aku memang tidak mau... Aku hanya ini menjadi lebih dekat dengan aku yang aku bayangkan 5 tahun yang lalu tentang aku yang 5 tahun yang akan datang.. (nah lo ngerti gak ?)

Untuk Temanku disana, "barakallahu laka wa baraka `alaika wa jama`a bainakuma fi khairin"

Thursday, May 03, 2007

Mental Berbicara

Pertandingan second leg SemiFinal UEFA Champions League antara MU-Milan kalau menurut gw membuktikan kalau sepak bola bukan hanya ditentukan oleh Skill. Tapi juga Luck dan Mental.

Hampir seluruh penggemar sepakbola di Dunia mungkin sudah membayangkan akan menyaksikan all Premier League's Final di Athena. Tapi ternyata yang terjadi adalah pengulangan Final 2 tahun lalu, dimana 2 klub yang terbanyak menyabet gelar jawara Eropa dari Inggris dan Italia lah yang akan berlaga.

Dihadapan pendukung fanatiknya di Stadium Keramat,San Siro Milan, Kaka,Gattuso, Seedorf, Gilardino, Nesta,Dida dan kawan-kawan membuktikan kalau mereka pantas berada di Final
UEFA Champions League. Kemenangan 3-0 melawan tim yang diatas kertas jauh lebih unggul materi pemain, bukan sesuatu yang kebetulan.

Mungkin memang dewi fortuna (kalau mengutip kata2 Bung Roni Patinasarani) sedang berpihak ke Milan. Tapi karena Luck itu tidak terukur, jadi kayaknya sulit untuk dibicarakan.

Menurut gw, kemenangan Milan itu adalah kemenangan Mental. Dimana pemain-pemain milan yang cukup senior, dan punya jam terbang yang tinggi di liga champions (Dida,Nesta,Seedorf,Pirlo, Gattuso, Inzaghi) plus bermain di kandang sendiri, berada diatas angin kalau dibandingkan dengan pemain-pemain MU yang rata-rata masih muda (Rooney, Ronaldo) or belum terlalu sering berlaga di liga champions (Brown,Carrick). Sehingga perasaan "gw bisa menang", or "gw gak mungkin kalah" dari pemain milan membuat mereka bisa mengeluarkan kemampuannya dengan optimal.

Well gw emang belum liat pertandingannya sih (secara baru nanti malem bakal ditayangin siaran tundanya di TV sini). Tapi setidaknya itu hasil analasis ke-sok tahu-an gw. Hehehe maaf2 kalau ada yang kurang suka... tapi gw gak peduli.. AC Milan MENANG !!!!!!!!!!!!!

Sunday, April 01, 2007

Alhamdulillah lalu Bismillah ..


Waaah entah kenapa cuaca tanggal 23 Maret 2007 (Hari Jumat) terasa begitu cerah. Kesejukan angin peralihan musim (dingin - semi) terasa dikulit. Aku yang menumpang bus (tentu saja bayar ^_^) menuju kampus dengan sepatu, kemeja, dan dasi baru dibalut dengan Jas biru dongker merasakan hangatnya sinar matahari menerpa wajah.

Yaaah hari itu kelulusan program S1 ku di University Of Electro-Communication. Tempat ku berstudi selama 4 tahun di Jepang. Kelulusan (wisuda) kali ini memang sederhana, tanpa orang tua menyaksikan, kekasih menggandeng tangan, bahkan tanpa teman yang menyambut dengan rangkaian bunga. Hanya aku, dan seorang teman setanah air, yang kebetulan satu angkatan dan berbarengan lulus tahun ini, serta beratus ratus orang jepang satu angkatan.

Tapi entah kenapa aku tidak merasa terlalu sedih dengan itu. Entah kenapa rasa pantas yang memenuhi dadaku atas kesederhanaan suasana wisudaan ini. Entah kenapa aku tidak merasa kelulusan ini benar-benar suatu yang menandakan selesai. Entah kenapa aku tidak merasa iri dengan beberapa teman ku yang mendatangkan orangtuanya dari Indonesia untuk menyaksikan kelulusannya.

Memang Alhamdulillah aku yang mendapat program beasiswa penuh, dapat menyelesaikan proses belajar selama 4 tahun tanpa ada halangan yang berarti. Tapi kalau aku pikir lagi, siapkah aku untuk terjun ke masyarakat dan mengamalkan ilmuku ? mungkin jawabannya "BELUM" dengan huruf kapital.

Memang Alhamdulillah entah bagaimana skripsi ku pun selesai. Tapi apakah aku sudah puas dengan skripsi ku ? Sekali lagi kata "BELUM" dengan huruf kapital terpaksa menjadi jawaban.

Memang Alhamdulillah aku sudah mendapat kan title "Bachelor of Engineering". Tapi apakah sematan "pangkat" tersebut berarti aku jadi hebat ? Sekali lagi kata "BELUM", dan kali ini mungkin ditambah kata "BANGET" tak bisa dipungkiri.

Entah kenapa aku hanya merasa ini cuman satu fase. Jadi nanti saat aku menulis jawaban atas pertanyaan "pendidikan terakhir" di formulir-formulir aku bisa mengganti tulisan SMU yang selama ini kutulis, dengan tulisan S1. Selain itu.. upacara ini tidak terlalu menandakan apa-apa.

Aku memang berharap kelulusan ku ini dapat membahagiakan dan membanggakan ketiga orangtuaku (Mama, Ibu, dan Bapak). Aku berharap setidaknya Bapak dan Ibu bisa tenang karena 1 dari 4 anak mereka, sudah bisa dianggap "mentas" dan tidak memalukan beliau.

Tapi untukku sendiri... hmmm tidak terlalu istimewa lah. Mungkin itu alasannya aku sengaja membeli berbagai perlengkapan baru untuk upacara kelulusan. Untuk sedikit membuat diriku sendiri tersadar kalau hari itu istimewa. Karena terus terang aku kurang dapat menangkap perasaan tersebut.

Yang lebih terasa saat itu adalah perasaan malu,dan deg-degan.

Malu karena skripsi ku yang aku rasa kurang memuaskan.
Malu karena aku merasa aku belum belajar apa-apa.
Malu karena sebagai sarjana S1 Teknik Informatika, aku gak ngerti apa-apa tentang komputer.

Deg-degan karena sebentar lagi aku akan masuk S2.
Deg-degan karena memikirkan bagaimana indahnya kesulitan melakukan penelitian untuk program Master.
Deg-degan karena banyak yang aku rencanakan untuk diriku sendiri di tahun ini.
Deg-degan karena membayangkan apakah aku dapat memperbaiki diri saat melangkah ke jenjang yang lebih tinggi.

Yah kalau Raihan bilang "dimulai dengan Bismillah, disudahi dengan Alhamdulillah".. mungkin yang lebih tepat untuk ku pada hari itu (23 Maret 2007) adalah "dimulai dengan Alhamdulillah dan disudahi dengan Bismillah".

Saturday, February 03, 2007

Blooper : Kecelakaan Sepeda




Halo semua.. (hehehe kayak banyak yang baca ajah) ^_^. Setelah lama tidak menulis di blog. Akhirnya saya tiba2 ingin menulis sesuatu. Kali ini saya akan bercerita tentang bloopers dalam kehidupan. Cerita saya ini masih tentang si B (liat : "Blooper :Sepedaku Ilang ?"). Ternyata dalam hidupnya si B ini seriiiing sekali bermasalah dengan Sepeda. Pernah gak kamu tahu seseorang yang dalam 5 tahun mengalami 6 kali kecelakaan sepeda ? dari yang kecil sampai yang besar. Kayaknya kalau ada yang namanya SIM untuk Sepeda, mungkin sim si B ini sudah dicabut kali yah.

Si B ini bisa mengendarai sepeda sejak dia SD, dia bilang lupa kapan tepatnya dia bisa naik sepeda. Tapi yang jelas sejak dia lulus SD sampai Kuliah di Indonesia dia jarang sekali naik sepeda. Karena selain memang tidak ada kesempatan, dia juga tidak punya sepeda ..huehehehe.

Sejak si B ini berkuliah di Jepang, tidak ada lagi yang namanya ojek dan becak. Untuk menempuh perjalanan yang jauh Kereta lah yang menjadi pilihan. Sedangkan untuk menempuh jarak yang dekat, dia memilih untuk berjalan. Tapi bagaimana dengan jalan yang setengah jauh dan setengah dekat ? Akhirnya dia memilih untuk kembali naik sepeda. Nah sejak itulah dia sering mengalami kecelakaan sepeda.

Kecelakaan Pertama :
Si B masih bersekolah di sekolah bahasa, Belum sampai 6 bulan dia berpindah mukim di Jepang. Pada hari libur, dengan sepeda pinjaman dari sekolah ia berangkat ke Daerah ramai di dekat asrama. Dengan berhati-hati, dia naik sepeda menuju tempat yang kira2 bisa ditempuh dengan 30 menit berjalan kaki. Belum sampai 10 menit dia mengendarai sepeda kejadian itu terjadi. Setelah menunggu sekitar 1 menit agar lampu merah untuk menyebrang berubah menjadi hijau. B kembali mengayuh sepedanya. Dengan perlahan tapi pasti dia mulai menyebrangi zebra cross yang melintang di depang mobil2 yang berhenti. Tapi apalacur.. belum sampai setengah jalan.. tiba2 B tidak dapat mengayuh sepedanya.Seketika Pedal sepedanya seakan berhenti (padahal dia tidak memencet rem sama sekali). Dan secara hukum ke 3 Newton : kelebaman (kecenderungan benda yang bergerak untuk terus bergerak) Maka dia pun terjatuh. Bayangkan tiada angin dan tiada hujan, tidak ada yang menyenggol, sepeda dengan kecepatan rendah (lebih pelan dari pejalan kaki) tiba - tiba terjatuh ^_^. Orang disekitar melihat kearah si B seakan aneh. Dengan pemikiran yang cepat B mengangkat sepedanya dan membimbing2 dengan gesit ke pinggir jalan, sebelum lampu penyebrangan kembali berubah merah, dan mobil2 mulai berjalan. Usut punya usut.. ternyata saudara2 yang menyebabkan sepeda tidak bisa di kayuh adalah... karena ada tali sepatu yang melilit dengan rapih di sepeda tersebut. Ternyata selama perjalan tali sepatu si B terlepas, dan kebetulan melilit di Pedal sepeda. Setelah beberapa kayuh.. tali sepatu semakin pendek, dan lama kelamaan kayuhan pedal sepedapun tertahan olehnya.... Segera si B membenarkan sepatunya.. dan kembali mengayuh sepeda seakan tak pernah terjadi apa2.


Kecelakaan kedua :
Saat itu Tahun ke 2 B di Jepang. Bulan April awal-awal. B baru saja masuk universitas pilihannya. Dan karena dari apartemen B yang baru butuh 40 menit apabila berjalan
ke Universitas, maka B memutuskan untuk membeli sepeda. Sepeda Balap warna Hitam. Dengan gagang melengkung di kendalinya (seperti pembalap). Kokoh dan gagah. Dengan gigi yang bisa diatur, suspensi di sadelnya pokoknya keren deh. Agak mahal memang, tapi si B menyukai sepeda tersebut.
Dengan sepeda baru warna hitamnya tersebut. B mengayuh ke asrama kakak kelasnya. Malam ini ingin menginap disana. Sudah sekitar pukul 7 malam waktu itu. Dan kebetulan cuaca sedang tidak baik. Hujan turun.. tidak deras pada awalnya, tapi selama dalam perjalanan,perlahan tapi pasti hujan semakin lama semakin mantap bercucuran.
Pada awalnya B memutuskan untuk memegang payung sambil mengayuh sepedanya. Tapi karena agak sulit apabila ada jalan menanjak. Maka B memutuskan untuk hujan2-an saja hari itu. Sudah 15 menit B mengayuh sepedanya. Tiba dia pada persimpangan terakhir sebelum asrama kakak kelasnya. B yang kebasahan, tiba pada persimpangan jalan tersebut tepat beberapa saat setelah lampu merah penyebrangan yang berkedip berubah warna dari hijau menjadi merah. B sempat berhenti, tapi dia menoleh kekakan dan kekiri.. "aaah belum ada mobil yang lewat" pikir B. Maka dia menerobos lampu merah dengan asri. Saat sudah mendekati pinggir jalan besar tersebut, tiba2 B merasa semuanya dalam gerakan lambat. Dia bisa merasakan tubuhnya melayang di udara. Dia bisa melihat aspal trotoar yang sempat menjauh semakin lama semakin dekat ke badanyanya. Dan "Bruk" dia mendarat di aspal yang keras dengan badannya. B yang panik, merasakan hentakan keras di perutnya, dan dalam keadaan panik tersebut dia tidak bisa bernapas. Tiba2 dia bisa melihat seseorang turun dari scutter kecil dan melepas helm. Dengan segera bergerak kearahnya. "Daijyoubu desuka ?" (kau tidak apa) kata orang itu. "Aku tidak bisa napas" jawab B. Tiba2 setelah beberapa detik kepanikan B baru sadar, bahwa dia tidak bisa bernapas, karena salah cara bernapas.. Saking paniknya B.. Akhirnya B bernapas dengan tenang.
Pengendara Motor : "mau kerumah sakit"
B : "tidak usah", "tidak apa kok"
Pengendara Motor : "bener ?"
B : "bener tidak apa.. rumah temen saya deket sini kok", "biar saya telepon teman saya saja"
B saat itu tidak memikirkan dirinya. Karena memang tidak ada yang berdarah, atau terbentur terlalu keras. Yang kepikiran oleh B adalah sepedanya yang baru berumur kurang dari 7 hari (kalau bayi..belum juga sempet dikasih nama..). Tampak luar sih tidak ada yang berubah. Tapi entah kenapa pada saat dia mau menuntun sepedanya... bannya tidak dapat berputar. Yaaah sepedaku rusak. 10 Menit kemudian teman si B datang. Teman si B yang juga kakak kelasnya akhirnya berbicara dengan pengendara sepeda motor, dan berjanji untuk bertemu di tukang sepeda keesokan harinya, untuk memperbaiki sepeda B.
Sehari setelah kejadian itu, setelah sepeda B dibawa ke tukang sepeda, si B diberi nasihat oleh pengendara motor "Kamu hati2 yah. Ini kan negara orang. Untung saja saya yang nabrak kamu. Kalau orang lain, ada kemungkinan kamu bakal ditinggal gitu aja. Gimana coba kalau ada apa-apa dengan kamu. Kamu kan gak punya keluarga disini".. begitu katanya. B mengerti dengan sangat .. dan berjanji tidak akan menyebrang jalan besar apabila lampu penyebrangan sudah mengatakan "berhenti". Beberapa hari kemudian si B mendapat kabar kalau sepedanya sudah tidak dapat diperbaiki. Karena nampaknya Bodi dari sepeda tersebut sudah bengkok diakibatkan tubrukan scutter yang mengenai ban belakang sepeda. Dan ban belakanganya sudah tidak dapat berputar. Akhirnya B mendapatkan duit pengganti dari si pengendara motor, setengah dari harga sepeda tersebut. Sepeda keren B rusak.. >_<. Dan B menggantinya dengan sepeda gunung dengan harga yang hampir sama dengan harga sepeda yang pertama. Tapi .. kadang B masih kangen dengan sepedanya yang "meninggal saat masih bayi tersebut".

Kayaknya segini dulu aja yah.. untuk kecelakaan selanjutnya akan dilanjutkan InsyaAllah di bloopers edisi selanjutnya.

Sunday, January 28, 2007

Kami Lebih Berhak


"Nabi tiba di Madinah, kemudian beliau melihat orang2 Yahudi berpuasa pada

hari asyura. Beliau bertanya:"Apa ini?" Mereka menjawab:"Sebuah hari yang

baik, ini adalah hari dimana Allah menyelamatkan Bani Israil dari musuh

mereka, maka Musa berpuasa pada hari itu sebagai wujud syukur. Maka beliau Rasulullah menjawab:"Aku lebih berhak terhadap Musa daripada kalian (Yahudi), maka kami akan berpuasa pada hari itu sebagai bentuk pengagungan

kami terhadap hari itu." (HSR Bukhari 4/244, 6/429)

Sunday, January 07, 2007

Poligami lagi..



Akhir2 ini gw sering banget diskusi tentang "poligami".
Pertama2 sih seru ngomonginnya .... tapi lama2 bosen gak sih ?
kalau kata Dian Sastro "Basi, madingnya udah mau terbit"..

Pertama kali tema ini terangkat waktu gw denger berita, kalau ada seorang Ustadz ternama Indonesia (AG) yang begitu digemari oleh ibu2 rumah tangga, mengambil langkah "kontroversial" dengan memilih jalan poligami.

Abis itu waktu Daurah (Pertemuan pengajian) Musim dingin di Masjid Asakusa, beberapa Ustadz yang memberikan tausiah juga ngomongin tentang ini. Bersamaan dengan itu gw dan temen2 liqo (pengajian kecil) gw juga ngomongin hal ini.

Terus waktu temen gw yang dari gunung lagi main ke Gubuk kecil gw ini,kami ngomongin tentang ini. Intinya dia ngomong... "sayang banget kalau Ustadz itu poligami, bukan karena poligaminya itu sendiri, tapi karena dia itu kan salah satu dari sedikit banget orang yang suaranya didengar oleh masyarakat Indonesia saat ini. Tidak hanya muslim, tapi juga non muslim. Tidak hanya kalangan yang ikut2 pengajian kecil.. tapi juga oleh orang kebanyakan. Oleh karena itu temen gw itu ngerasa sayang banget kalau dia menanggalkan posisinya saat ini. Setidaknya kalau ditunda sebentar lagi aja, sampai masyarakat punya idola baru, atau sampai masyarakat udah lebih ngerti tentang poligami, baru ini bisa diangkat."

Gak lama setelah itu, gw dan temen gw yang lain dari desa---yang InsyaAllah tahun depan bakal turun gunung--- ngomongin lagi tentang ini. Dalam diskusi kita ini, dia --yang orang dekatnya gak suka tentang poligami--- ngambil posisi kontra, dan gw ngambil posisi pro.

Yah semua ini gak masalah buat gw... soalnya kan hanya wacana. Jadi keluarin pendapat dan ide bisa dengan bebas. Bahkan kadang2 ditambahkan joke2 "cari yang ke 2 dan ke 3 dimana yah.." toka.

Sampai pada suatu hari, waktu gw lagi nelepon mbak, eh dia nanya.. "pendapat kamu tentang poligami gimana ???" Naaaah looooohhhhh... ini nih perbincangan yang gak ada untungnya buat gw.. hehehehhee.... Jelas2 itu pertanyaan dengan satu jawaban, dan tentu saja jawaban yang "benar" itu.. kita udah tahu semua apaan. Hehehehe

Gw waktu itu, kayaknya sih, berhasil menjelaskan pendapat gw tanpa ada pertentangan yang kronis.

Tapi lama2.. bosen gak siiiiiiih ????? Ganti dong perbincangannya. Ganti dong topiknya.

Sebelum dibilang sama mbak DiSas "Basi.. madingnya udah mau terbit !!!"

nb: Gambar = Juice Poligami, dari rumah makan wong solo

Saturday, December 30, 2006

Acapella todomundodijo

Hehehe .. lagi suka banget ama ini.. "hamarimashita".. Kalau lagi bt ngerjain skripsi, setel ini.. jadi semangat lagi

Friday, December 29, 2006

I hate....

Setelah sekian lama gw ngidam, akhirnya gw bisa lagi nonton 10 things i hate about you.
Secara di Jepang film ini gak terlalu major, jadi gak ada di Tsutaya deket rumah.

Hehehehehe.. yup I like this movie.. gak apa lah dibilang film kacangan, gak keren, gak cool... tapi hehehe bwat gw film ini keren. Film ini keluar tahun 1999 waktu gw SMP umur 15 tahun. Dulu gw suka, dan pas sekarang umur gw udah 22 dan nonton lagi ... gw tetep suka. hehehe Om om berkumis dan berjenggot tipis suka film remaja ^_^.. gak paeduli.

Adegan yang "beta" banget pas cowoknya nyewa drum band dan nyanyi2 di lapangan. Love it.
Kata2 "cheessy" Heath Ledger ke Julia Stiles waktu terakhir2. Love it.
Poem Julia Stiles di kelas sastranya. Looooove it.

Dan ini puisinya.


I hate the way you talk to me
And the way you cut your hair
I hate the way you drive my car
I hate it when you stare

I hate your big dumb combat boots
And the way you read my mind
I hate you so much that it makes me sick
It even makes me ryhme

I hate the way you're always right
I hate it when you lie
I hate it when you make me laugh
Even worse when you make me cry

I hate the way you're not around
And the fact that you didn't call
But mostly I hate the way I don't hate you
Not even close, not even a little bit, not even at all.

Monday, December 04, 2006

Tidak ada dosa




Hadist, diriwayatkan oleh Umar ibnu Abbas dan lainnya, mereka berkata,
Tidak ada dosa besar bila disertai Istighfar, dan tidak ada dosa kecil bila dilakukan terus menerus

Wednesday, November 08, 2006

Would'nt it be nice


by : Beach Boys


Would'nt it be nice if we were older

Then we would'nt have to wait so long

And would'nt it be nice to live together

In the kind of world where we belong


You know its gonna make it that much better
When we can say goodnight and stay together


Would'nt it be nice if we could wake up
In the morning when the day is new

And after having spent the day together

Hold each other close the whole night through


Happy times together weve been spending
I wish that every kiss was neverending

Would'nt it be nice


Maybe if we think and wish and hope and pray it might come true
Baby then there wouldnt be a single thing we couldnt do

We could be married

And then wed be happy


Would'nt it be nice

You know it seems the more we talk about it
It only makes it worse to live without it

But lets talk about it
Would'nt it be nice

50 First Dates


Hehehe... iyah bayangin gw udah nonton film ini ke 6 kalinya..(lebih mungkin)
tapi setiap kali gw nonton .. gw suka banget.

50 First Dates

Starring : Adam Sandler and Drew Barrymore

Yah, gw emang suka banget film romantis, apalagi komedi romantis.
Tapi film ini mungkin salah satu dari film komedi romantis yang paling gw suka.

Bagi yang belum pernah nonton film ini, gw ceritain deh sedikit sinopsisnya.

Henry Roth (Adam Sandler) adalah seorang pegawai kebun binatang (peneliti anjing laut) yang bekerja di Hawaii. Dengan kepiawaian berbicara, dan kepandaiannya dalam memikat wanita, dia selalu berhasil memikat hati wanita. Wanita demi wanita sudah dikencaninya demi "berdiri semalam" (one night stand) ^_^. Karena latar belakangnya yang buruk dalam menjalani hubungan.. dia jadi takut akan commitment.

Semua itu sampai dia bertemu Lucy Withmore (Drew Barrymore) seorang gadis di sebuah kantin (dinner) di kota kecil di Hawaii. Mereka bertemu pada saat sarapan, dan sekali lagi dengan kepandaiannya berbicara, Henry berhasil memikat hati Lucy Withmore. Tapi kali ini bukan hanya Lucy yang terpikat, Henry pun tidak bisa menghilangkan Lucy dari ingatannya.

Tapi Lucy Withmore bukan lah gadis biasa, karena kecelakaan yang dialaminya, Lucy mengalami gangguan dalam mengolah memori jangan pendek menjadi memori jangka panjang (Goldfield Syndrome). Apa saja yang dialami Lucy setelah kecelakaan, akan segera dilupakan dalam semalam, dan keesokan harinya ia tidak akan ingat apapun. Ya, Lucy hanya punya kapasitas memori sehari, tidak lebih. Setiap hari Lucy merasa kalau hari itu adalah hari ulang tahun Ayahnya, dan mengulangi hari yang sama.

Film ini kemudian berkisah tentang perjuangan Henry Roth menaklukan hati Lucy, setiap hari, dan membuat Lucy jatuh cinta kepadanya.

Gitu deh kira2 sinopsisnya.

Tapi gila film ini Romantis banget. Lo bayangin deh, cowok ini bisa bikin cewek yang dia cintai jatuh cinta (ulang) ke dia setiap hari. Cewek itu tidak punya kenangan akan cowoknya, tapi cewek itu bisa mencintai cowok ini dari apa yang dilakukan oleh cowok itu setiap hari.
So sweeeet.... Fiksi sih.. tapi tetep so sweeeet....

Asli keren banget.

Gila gw pengen banget bisa kayak gitu.
Tiap hari gw bisa bikin cewek yang gw cintai, jatuh cinta ulang ke gw.
Tiap hari gw bisa bikin cewek gw inget kenapa dia milih gw, sejak dia bangun tidur.
Tiap date yang kami lakukan merupakan "first date"
Tiap hari cewek gw bisa ngomong.. "beruntung gw bisa kenal elo"...
hehehehe tujuan... atau sekedar obsesi ?? ^_^ gak tahu, yang jelas pengen.

Dibagian terakhir film ini ada kata-kata keren dari si Henry..

"You erased me from your memories because you thought you are holding me back from having a full and happy life"
"But you made a mistake"
"Being with you is the only way I could have a full and happy life"
"You're the girl of my dream"
"And apparently I'm the man of yours"

HUWAAAAAAAA................
keren gak ??
keren kaaaan...

So bagi yang belum nonton film ini, gw saranin untuk nonton.
Asli nonton..
sebagai film komedi, film ini lucu...
sebagai film romantis, film ini kereeeen....
sebagai film ringan, film ini menghibur...
udah gitu.. ada Drew Barrymore lagi... hehehe cantik.

Yup tonton deh.
BTW, gw punya CD Original Soundtracknya.. kalau ada yang mau pinjem ^_^

Thursday, November 02, 2006

GALAK !!!

Hari sudah beranjak sore, matahari mulai bersembunyi di ufuk barat. Rabu, 1 November 2006, pukul 17.00 kalau kau ingin tahu digitnya.

Aku mengangkut badan yang terasa agak sedikit "lelah" karena perjalanan yang cukup jauh. 1 Jam sudah kulewati dengan bus dan kereta,dalam perjalanan pulang dari jadi "guru ngaji-guru ngajian". Ini memang kerjaanku setiap hari rabu.

Sekarang aku tinggal naik kereta 15 menit, kemudian naik sepeda 10 menit.. sebelum bisa tiduran di depan komputer sambil nonton Serial TV Friends (Friends emang gak ada matiinya.. Chandler Saikowww) kesukaanku.

Pada saat aku tiba di peron, kereta yang akan mengangkutku nampak baru saja tiba di sana. Pintu kereta baru akan membuka, dan orang-orang berpakaian rapih (jaz dan blazer) antri tertib didepannya menunggu saat mereka akan naik ke kereta.

Aku memilih gerbong ke 2 atau 3 dari depan, aku agak lupa.. tapi yang jelas lumayan depan lah. Pada saat aku masuk.. gerbong tersebut sudah terisi sebagian, tempat duduk sudah tidak ada yang kosong, beberapa orang sudah berdiri sambil bertumpu pada pegangan yang tergantung atau bersender pada sisa dinding bagian dalam kereta di dekat pintu. Aku sendiri memilih tempat berdiri tidak jauh dari pintu gerbong, agar mudah keluar, tapi juga tidak persis didepan pintu, karena akan menghalangi orang yang akan berlarian masuk disaat-saat terakhir kereta akan berangkat.

Hari itu.. HP ku kehabisan baterai, padahal aku sedang menunggu SMS Penting dari seseorang.. (lebih tepat "SMS penting dari seseorang yang penting" sih ^_~). Mau baca buku selama perjalanan pulang, tapi... aku gak bawa buku (bawa sih sebenarnya, tapi buku pelajaran.. dan aku gak mau tertidur sambil berdiri ^_^). Jadi perjalanan 15 menit itu akan kulalui dengan merenung, atau membaca iklan-iklan yang terpampang di poster-poster yang menghiasi bagian dalam gerbong itu. Setidaknya itu yang aku pikir...

Siapa yang menyangka kalau dalam perjalanan pulang itu.. aku akan menyaksikan sebuah "kejadian" "insiden".. atau apalah namanya.. yang akan membuat ku berpikir.

Semuanya berawal dari beberapa menit menjelang detik-detik keberangkatan keretaku. Sepasang pria dan wanita, masuk dengan agak tergesa kedalam kereta yang sudah hampir penuh, nampaknya mereka sedang berbincang.

Prianya mengenakan pakaian kerja (jas dan bawahan lengkap). Yah layaknya seorang pekerja kantoran pada umumnya di Jepang. Perawakannya tinggi, agak kurus, dan tampang.... gak merhatiin.. cowok sih ^_^.

Wanitanya mengenakan kemeja, rok selutut, sepatu yang lumayan resmi, kaos kaki..atau stokking sampe lutut.. dengan rambut hitam panjang sebahu. Lumayan manis menurutku, tapi yah bukan tipeku. (ini sedikit banyak dipengaruhi pesan sponsor ^_^). Keduanya..terkesan sekitar umur 20 an akhir.. atau 30 an awal.

Aku gak terlalu yakin akan hubungan mereka, tapi kayaknya sih mereka itu suami istri atau setidaknya kekasih.. soalnya pada saat ada seorang yang akan masuk kereta, dan sang cewek agak sedikit menghalangi, sang kodok.. eh sang cowok menarik lengan sang cewek kearahnya, dan menempatkan cewek itu tepat didepan badannya.

Pada awalnya aku pikir mereka hanya berbincang biasa, tapi lama kelamaan, kok aku menangkap gelagat bahwa mereka tidak hanya sedang berbincang, tapi sedang "B E R T E N G K A R !! "" , iyah mereka lagi berantem. Lebih tepatnya sih .... sang kod.. eh ..cowok sedang memarahi sang cewek.

Kecurigaan ku ini berawal dari intonasi sang cowok dalam berbicara. Walaupun volume suaranya itu tidak menggelegar, bahkan cukup pelan (yaah sekitar jarak 3 orang dari dia, pada saat kereta berdesakan, masih terdengar lah), tapi cara bicaranya itu kesannya lagi menyindir..oopppsss ..menasehati.

Yaaah karena intonasinya yang begitu "berbeda" dan karena perbincangannya juga kok tak unjung usai.. dan juga dikarenakan rasa keingintahu-an ku yang besar (hehehe tukang nguping).. akhirnya aku memutuskan untuk memusatkan sukma.. dan berkonsentrasi untuk mendengarkan bahasa asing yang mereka ucapkan.

Awal kata-kata yang aku tangkap "Toei Oedo Sen"(Toei Oedo Line), "Keio sen"(Keio Line), "Kaisastu Guchi" (Pintu tiket otomatis)... ooooh kayaknya mereka lagi membicarakan tentang jalur kereta. Saat aku mencoba lebih kritis.. kutangkap bahwa sang cowok sedang memberitahukan si cewek letak dari berbagai Jalur kereta di Stasiun Shinjuku ini. Tapi tidak berhenti hanya disitu, dengan nada yang agak sinis, beberapa kali cowok tersebut bertanya "udah ngerti ??" ke ceweknya.

Setelah beberapa menit, mendengarkan dengan saksama, dan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya... aku akhirnya bisa menangkap situasi mereka. Nampaknya karena satu dan lain hal, sang cewek ini salah tempat pertemuan dengan sang cowok. Dan karena itu mereka berdua jadi mengalami kerugian.. (mungkin waktu, atau apa gak tahu) yang jelas, itu membuat sang cowok dalam keadaan kesal.

"Aku pikir.. kita janjian di pintu barat tap.." ujar sang cewek, "iyaaah.. tapi situ bukan pintu barat kan, beda lah antara JR dengan Keio"sahut sang cowok cepat dengan nada kesal. Begitu lah kira-kira situasi perbincangan mereka. "Padahal kalau orang mau MIKIR pasti ngerti yah.. " " Kan itu gampang kalau diPIKIRin".. tambah sang cowok.

Cewek : "Aku gak merasa salah, aku hanya pergi ketempat yang aku anggap benar, dan aku tidak tahu kalau itu salah.. lagi pula kata si A"..
Cowok : "Loh ini miss Lo, kenapa sih Lo gak mau ngakuin ? Lo sekarang mau nyalahin si A kan ? Kenapa Lo selalu begitu sih, bisanya nyalahin orang ?? Dari dulu selalu begitu, padahal Lo baru janji gak mau gitu lagi kan ..."

Aku coba untuk menoleh kearah mereka.. sang cowok membelakangiku, jadi hanya dapat kulihat pundaknya. Tapi aku bisa melihat jelas muka sang cewek. Dia menatap tajam dengan mata yang berkaca-kaca dengan agak sedikit menengadah kearah sang cowok. Aku tahu dia marah... tapi perasaan sedih, dan menahan malu.. mungkin yang lebih terbayang dari wajahnya.

Aku tak tahan.. aku mengalihkan pandangan dari mereka.

Semakin lama, pertengkaran itu semakin berubah menjadi satu arah. Suara sang cewek tak terdengar lagi. Terganti dengan suara cowok yang tetap dengan volume rendah, dan intonasi sinisnya. Kata-kata sang cowok pun semakin lama semakin kasar.

"Gw heran, kok Lo masih bisa bertahan hidup yah sampai sekarang, kalau Lo selalu menyalahkan orang lain kayak gini...."

HAAAHHH ?????? apa sangkut pautnya salah tempat janjian dengan kemampuan untuk hidup. Apakah dosa sang cewek ini sebegitu besarnya sampai dia harus dimaki didepan umum seperti itu.

Aku ingin menutup telinga dan tidak ingin mendengar lagi.. Galak, tidak... KEJAM.. cowok itu Kejam !!!

Entah kenapa, semakin lama aku mendengarkan petengkaran mereka, semakin aku merasa malu. Mungkin karena semakin lama kata-kata sang cowok kepada ceweknya semakin kasar, walaupun dengan bahasa yang sopan. Mungkin karena menurutku tak layak lah mereka berdebat seserius itu di depan banyak orang (Didalam gerbong yang penuh sesak).. tapi mungkin alasan paling besar adalah karena aku merasa melihat pencerminan diri ku didalam cowok itu.

Iyah.. aku... dari dulu aku memang terkenal galak. Dan baru-baru ini, saat hadir seseorang yang berarti buat aku, beberapa kali, aku bertengkar dengannya dengan mungkin agak galak.. Huuuu...

Cowok itu mengungkit-ngungkit masalah yang sudah lalu, kedalam pertengkarannya. Aku juga sering begitu.
Cowok itu tidak teriak, tapi kata-katanya menusuk tajam (aku yakin) kedalam hati lawan bicaranya. Aku juga sering begitu.
Cowok itu mengulang-ulangi perkataannya, mengulang ulangi permasalahan. Aku juga sering begitu.
Cowok itu mengait-ngaitkan masalah kecil menjadi masalah besar, dan memakai logika untuk "menyerang" lawan bicaranya. Aku juga sering begitu.

Aaaaah.. Aku langsung teringat pada apa yang sudah kuperbuat selama ini. Aku memang belum pernah separah itu, marah-marah didepan orang, memakai Lo Gw, atau menggunakan kata sekejam itu.. tapi aku takut.. akankah aku jadi seperti cowok itu.

Aku sedikit banyak bisa mengira-ngira apa yang dipikirkan sang cowok. Mungkin dia hanya ingin mendengarkan kata penyesalan dari sang cewek. Dan jawaban-jawaban membela diri yang diberikan sang cewek, hanya menambah kekesalan dari sang cowok. Mungkin dia hanya ingin mengingatkan sang cewek akan kekeras kepala-annya... Tapi bagi orang ke3.. penumpang kereta listrik jurusan Chofu waktu itu.. hanya satu yang bisa tertangkap..

Cowok itu GALAK !!

Aku yakin sebenarnya sang cewek menyadari kekeliruannya. Tapi mungkin karena gengsi, atau karena didepan banyak orang, dia hanya tidak bisa mengatakannya.
Tapi kok tega-teganya cowok itu berkata se galak itu keceweknya.

Kalau dia memang istri atau kekasihnya... kok dia tega sih sama orang yang dia sayangi.
Kalau dia hanya teman.. kok dia tega sih sama orang yang dia percayai.

Cowok itu GALAK !!!

Akhirnya kereta sampai di tujuanku. Stasiun Chofu. Di stasiun ini, hampir separuh dari penumpang kereta listrik itu turun. Nampaknya pasangan ini juga turun. Aku yang sejak tadi mengalihkan pandangan dari mereka, sambil berbalik kearah pintu gerbong, melintaskan pandangan kepada sang cewek..

Apa yang kulihat... Butiran butiran air mata meleleh dari mata sang cewek. Mukanya memerah.. matanya memejam, dan kepalanya menunduk.

Aku lemas... apa yah yang dipikirkan oleh cewek itu. Si cewek itu mungkin kesal karena dimarahi.. tapi aku pikir bukan karena itu dia menangis.

Menurutku, air mata sang cewek adalah untuk rasa kecewa, rasa sedihnya, rasa tidak percayanya, rasa sakit hatinya, remuk redam perasaannya, karena cowok yang mungkin dia sayang atau setidaknya dia percaya TEGA BERKATA SEKEJAM ITU KEPADANYA DI DEPAN BANYAK ORANG....

Aaah.. turun dari kereta itu.. hanya satu yang ingin kulakukan. Menelepon dia,yang berarti buat aku, dan meminta maaf atas perbuatanku selama ini. >_<. Dan Berjanji.. aku gak mau galak lagi.

Thursday, September 28, 2006

manusia dan perasaan

Sejak dulu sering kudengar kata-kata seperti "dalam nya laut bisa diukur, tapi dalamnya hati siapa yang tahu" (direfer sebagai kata-kata A).. atau kata-kata lainnya yang menggambarkan betapa hati dan perasaan manusia itu sesuatu yang U.F.O (Unidentified F Object --karena gak nemu singkatan buat F-nya^_^).

Jadi tidak mengherankan bagiku kalau kita kadang sulit untuk mengerti perasaan orang lain, atau mencoba menerka-nerka isi hatinya.

Yah memang kalau sesuatu sedang dirasakan oleh seseorang, dan dia menyembunyikannya dengan sedemikian rapihnya, terkadang hanya dia dan Allah Yang Maha Mengetahui yang dapat mengerti tetang sesuatu itu. Contoh kasus : Kapan dan dimana Bajaj mau belok, hanya supirnya dan Allah yang tahu ^_^.

Tapi gimana kalau sebaliknya. Sesuatu itu dirasakan oleh seseorang, tetapi dia tidak berusaha menyembunyikannya ... malahan dia berusaha dengan sekuat daya dan upaya untuk menyampaikan rasa cipta dan karsa (huii kangen gw, ama kata-kata ini)nya tersebut kepada orang lain... Pada saat itu, apakah masih berlaku kata-kata A sebagai suatu teori yang valid ????

Yaah.. baru baru ini aku merasa, kalau tidak sepenuhnya perasaanku yang begitu inginnya kusampaikan kepada semesta sampai kepada tujuannya... Padahal berbagai macam gelombang sudah kugunakan untuk menyampaikannya.Gelombang metafisis, Gelombang longitudinal, gelombang transversal, gelombang elektromagnetik, gelombang listrik, gelombang digital (emang listrik dan digital itu gelombang ?? hehehehe..), bahkan "dualisme gelombang partikel" (ini judul pelajaran fisika) juga sudah kukerahkan.

Tapi mengapa aku masih merasa tidak semua selamat sampai tujuan. Kenapa semesta masih belum bisa mengerti ?? kenapa semesta tidak bisa menangkapnya ?? ada apa dengan semesta ?? atau haruskah aku mengejar semesta ?? mencari 9 semesta ?? atau memilih antara semesta, cinta dan rock and roll ?? (hahaha yang terakhir maksa)

Atau mungkin sebenarnya semesta sudah menangkap maksudku, tapi hanya aku yang tak dapat menangkap feedbacknya ?? jadi maksudku, bukannya semesta yang tidak dapat menangkap gelombang rasaku.. tapi aku yang tidak dapat menangkap gelombang rasa balik dari semesta ??

Coba bayangkan begini.. "lo masuk tiap hari kesekolah paling pagi, bahkan ngepel tuh kelas, ngapus papan tulis, dll. PR sudah lo kerjain. Duduk dengan rapih pada saat guru masuk. Dan merhatiin pelajaran dengan seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Terus pada suatu saat lo terlambat masuk sekolah. Dan ibu guru berkata 'Dasar kamu anak pemalas'." nah pada saat itu lo ngerasa gak kalau gelombang2 yang selama ini lo pancarkan tidak sampai pada tujuan ??

huaaaah... ferusterasi (pengIndonesia-an Frustasi). hehehehe...

Yah mungkin pada saat seperti ini dari pada kata-kata A, ada kata-kata B yang lebih cocok dengan keadaanku.

kata-kata B : "Lebih mudah untuk dimengerti dari pada mencoba untuk mengerti"

Huhuhu

Wednesday, September 27, 2006

Bloopers : Sepeda ku Ilang ??


Seperti biasa hari ini oknum B bangun agak kesiangan. Bulan puasa yang harusnya dilalui dengan semangat, malah terpakai waktu paginya untuk tidur >_<. Yaah oknum B ini suka untuk bangun sampai pagi.. sehingga pada saat pagi menjelang.. dia baru mulai menutup mata, dan pada saat matahari sudah meninggi.. baru terpuaskan rasa kantuknya.

Beberapa puluh menit kemudian, datanglah oknum R.. "B ... sholat Zuhur jamaah yuk, ditempat ku aja" .. yah memang sejak Bulan Ramadhan ini Alhamdulillah B jadi lebih sering sholat Zuhur berjaamah dengan tetangga tetangganya R dan Y.

"Okay".. sahut B.. maka setelah B beranjak dari depan komputernya .. dia menuju kamar mandi untuk berwudhu. Usai wudhu.. maka B bersiap untuk menuju rumah R dan Y... tapi apa gerangan ?? pada saat dia membuka pintu rumahnya, dia melihat ada pemandangan ganjil.. sesuatu yang harusnya ada tidak menampakkan diri.. Yaaah.. SEPEDA B tidak ada ditempat si B biasa parkir...

"Heh ??" gumam B.. "padahal jelas-jelas kemaren malam, aku baru memakainya untuk ke asrama temanku K"... " dan pulang dari sana.. tidak salah lagi, aku masih mengendarai sepedaku"... "masak sih, sepedaku dicuri orang??".."yah memang tidak kukunci sih...".."yaaah masak ilang sih".. walaupun sering B berpikir bahwa "setiap benda itu pasti akan hilang, hancur, atau habis".. tapi kadang perasaan penyesalan itu tetap ada. Maka B melangkahkan kakinya dengan berat ke rumah R dan Y... masuk rumah mereka.. B tetap berusaha bertampang jernih, dan tidak mengundang perhatian teman2nya. Dia akhirnya sholat berjamaah bersama dengan R dan Y.. tapi jujur.. sholat itu tidak terlalu khusuk.. karena B masih memikirkan tentang sepedanya yang "rahib.." Setelah Sholat.. B kemudian teringat sebuah peristiwa yang sangat mirip dengan kejadian ini.

Beberapa bulan lalu, pulang dari kampus, B menggunakan sepedanya..dan sama seperti sekarang keesokan harinya B tidak menemukan sepedanya terparkir didepan rumahnya. Dan B yang waktu itu mengira sepedanya telah "senyap" dicuri orang, berusaha jalan keluar "komplek" rumahnya.. dan melihat2.. "jangan2 sang pencuri masih disekitar sini" pikir B.

Tapi apalah cur.. ternyata.. pada saat dia keluar dari komplek rumahnya, dan melihat dengan asri kekanan dan kekiri (walau tidak duduk sendiri dan mengangkat kaki..^_^).. di kejauhan (sekitar 50 meter dari tempatnya berdiri) dia melihat sebuah sepeda teronggok rapih didepan Toko langanannya.. "mengapa sepeda itu tampak tak asing" renung B.. ternyata benar.. itulah sepeda B yang disangka telah "senyap" dicuri orang. Disitulah B terngengat kalau sepulang dari kampus sehari sebelumnya.. dia mampir di toko langganan dekat rumah tersebut, untuk membeli keledai-pan (karena lebih kecil dari kudapan ^_^). Dan karena dekatnya toko tersebut, biasanya B pergi kesana dengan berjalan kaki. Jadi pada waktu kejadian itu terjadi.. B yang datang dengan sepeda... lupa kalau dia membawa sepeda, dan "menjelentrekkan" sepedanya begitu saja didepan toko tersebut...


Hehehe... B kemudian tersadar dan kembali dari lamunannya pada kejadian beberapa bulan yang lalu itu... "wah.. jangan2 aku mengulanginya..." dan B juga tersengat kalau dia semalam sepulang dari asrama K, mampir di toko langganannya untuk membeli minuman teh penyegar suasana, dan pembangkit selera (walaupun bukan tropi cool ^_^). So..ada kemungkina BESAR, kalau B kembali melakukan kecareless-an nya yang mempesona itu .. sekali lagi. Jadi B segera beranjak dari tempat dia selesai sholat.. dan dia menuju toko langanannya.... Dan ternyata benar saudara-saudara.. Si B ini kembali melihat "sejumput" sepeda, berwarna "tim total football", "tersemayamkan" di sana...

Waduuuuh B... B.. belum pikun kok sudah tua... Lah keledai aja.. belajar dari pengalaman.. >_<